27 Feb 2017

Ahok Di Dakwa Dengan Pasal 156 KUHP.


Liputan855, Nasional - Tim pengacara Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dikabarkan mengajukan keberatan atas dipilihnya Habib Rizieq Syihab sebagai ahli dalam persidangan. Protes ini dimentahkan langsung oleh tim jaksa.

"Habib Rizieq pernah dijatuhi hukuman dua kali. Beliau adalah residivis," ujar pengacara Ahok, Humphrey Djemat, saat sidang dimulai di auditorium Kementerian Pertanian, Jl RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa 28 Februari 2017.

Humphrey juga membahas status Rizieq sebagai tersangka serta sejumlah laporan dugaan pidana terhadap Rizieq.

"Sepanjang ini yang kami ketahui, ada 3 laporan yang melibatkan Rizieq," ujar Humphrey.

Tim jaksa memberi tanggapan atas keberatan pengacara Ahok. Menurut jaksa, hadirnya Rizieq tidak ada hubungan dengan pribadi Rizieq.

"Ini kan bukan perkara pribadi terdakwa dengan Habib Rizieq, setiap warga negara berhak menjadi ahli meskipun pernah menjadi seorang terpidana. Kami berharap majelis menolak keberatan penasehat hukum," tutur jaksa.

Majelis hakim memutuskan keterangan Rizieq tetap bisa didengarkan. Keberatan penasihat hukum ditolak. Sidang Ahok dibuka sekitar pukul 09.10 WIB tadi.

Ahok didakwa melakukan penodaan agama karena menyebut dan mengaitkan Surat Al-Maidah 51 dengan Pilkada DKI. Penyebutan Surat Al-Maidah 51 ini disampaikan Ahok saat bertemu dengan warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada 27 September 2016.

Dalam dakwaan primer, Ahok didakwa dengan Pasal 156 KUHP dan/atau  Pasal 156 a huruf a KUHP.



( Sumber DetikNews )
Share:

Blog Archive

klasmen