16 Feb 2017

Indra Sjafri Minta Pemain dari Asprov


Liputan855, Olahraga - Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri tak akan blusukan dari satu kota ke kota lain untuk mencari pemain. Alasannya, dia hanya memiliki waktu delapan bulan untuk membentuk skuat U-19 yang akan diterjunkan pada Piala AFF 2017 di Myanmar, September mendatang.

Untuk memudahkan pencarian pemain, Indra akan menggandeng Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI. Masing-masing Asprov diharapkan merekomendasikan pemain muda berkualitas untuk dipanggil mengikuti seleksi. Cara tersebut cukup berbeda dengan yang dilakuka jelang Piala AFF 2013.

Kala itu, pelatih asal Padang tersebut rela blusukan ke kampung-kampung mencari pemain yang sesuai keinginannya. Hasilnya, dia berhasil mengorbitkan sejumlah pemain yang kini menjadi pilar di klub-klub kasta tertinggi Tanah Air.

“Berbeda dengan dulu. Dari sisi waktu (persiapan) juga beda. Tetapi saya pastikan semua anak terbaik akan diberi kesempatan. Caranya, Asprov diberdayakan untuk memberikan informasi atau menggelar seleksi tiap daerah,” kata Indra di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta.

Meski demikian, mantan pelatih Bali United tersebut akan mendatangi beberapa daerah yang dianggap memiliki pemain potensial. Salah satu yang akan dikunjungi adalah
Atambua, salah satu kota di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Saya akan pilih kantong-kantong pemain di Indonesia dan saya akan melakukan kunjungan ke daerah-daerah tersebut. Kota Atambua, di situ banyak potensi yang selama ini tidak punya kanal jadi pemain nasional. Mudah-mudahan nanti bisa jadi anak Atambua pertama yang masuk timnas,” ungkap Indra.

Pihaknya juga siap bersinergi dengan timnas senior dan U-22 besutan Luis Milla. Menurut Indra, jika ada pemainnya yang berkualitas, lalu dipanggil timnas level di atasnya akan dilepas.

“Kalau pemain yang saya siapkan nanti ada yang spesial dan direkrut Milla, tentu saya ikhlas karena setiap pelatih di timnas harus bersinergi dan saling suport,” jelasnya.
Share:

Blog Archive

klasmen