9 Mar 2017

Anies Dilaporkan Ke Bawaslu Terkait Dugaan Money Politic.


Liputan855, Nasional - Tim Advokasi Jakarta Bersih ( TAJI ) melaporkan calon pasangan Gubernur DKI Jakarta, Anies-Sandiaga ke Bawaslu ( Badan Pengawas Pemilihan Umum ) soal dugaan adanya Money Politics saat dirinya menghadiri acara deklarasi di Markas Komando HAL Pro 08, Jakarta Timur, 9 Maret kemarin.

Surya Tjandra selaku anggota dari TAJI mengatakan bahwa adanya money politics dalam kampanyenya Anies Baswedan. Anies menjanjikan untuk mengucurkan dana bergulir sebesar Rp 3 Miliar. Dalam laporannya itu, Surya juga tidak lupa membawa barang bukti berupa Lampiran berita Media Online.

TAJI mendesak Bawaslu untuk segera menyelidiki dugaan adanya politik uang tersebut yang mengaitkan masalah itu ke UU Pilkada pasal 73 ayat 1 dan 2. Pasal tersebut memuatkan Sanksi tegas dengan pembatalan Calon Pasang tersebut jika terbukti adanya Money Politics.

" ini arahnya sudah jelas ke Money Politics, yang menjadi masalahnya ialah Anies tidak pernah melaporkan progam kerjanya ini ke KPU DKI. Dia hanya menjanjikan saat berkampanye." Kata Surya di Bawaslu, jakarta Utara, 9 Maret Kemarin.

Dan disisi lain, Surya juga menyinggung soal pernyataan dari Calon Gubernur, Anies Baswedan terkait dana bergulir sebesar Rp 3 Miliar itu hanya janji-janji manisnya saja saat berkampanye. Surya sudha memperkirakan untuk memenuhi progam untuk RW tersebut, Pemerintah harus mengeluarkan dana hingga Rp 8 Triliun.

"Dana untuk Program KJP yang jelas bermanfaat saja sudah menghabiskan dana Rp 2,5 Triliun. jauh lebih kecil dibandingkan dengan dana bergulir yang direncakan Anies." Tandas Surya.



( Sumber Liputan6 )
Share:

Blog Archive

klasmen