21 Nov 2017

Brazil mempunyai satu lembaga untuk orang yang kecanduan internet.



Liputan855 , Kesehatan  -  internet saat ini merupakan satu hal yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia karena dapat mempermudah beragam kegiatan.memang sangat bermanfaat bagi semua masyarat,tapi jika tidak digunakan dengan baik maka dampaknya menjadi negatif kedepannya.

oleh karena itu brasil membuat suatu lembaga untuk masyarakat melepaskan dari kecanduan internet.lembaga yang bernama institup delete ini berfokus pada adiksi internet dan smartphone.

adiksi pada perangkat mobile sendiri diberi nama nomophobia yang digabung dari kata " no " ,mobile ", dan "phobia ". istilah ini digunakan untuk menjelaskan rasa takut seseorang saat tidak dapat terhubung ke jaringan selular dan internet.

dikutip dari The Next Web pada hari senin 20/11/2017 ,instituto delete merupakan bagian dari fakultas psikologi di universidad federal rio de janerio.

tujuan dari lembaga ini adalah membantu seseorang menjadi pribadi yang sangat bertanggung jawab.maksudnya,fokus penanganan bukan berarti melepaskan smartphone dari kehidupan,tapi memakainya sesuai dengan kebutuhan.

nantinya pasien yang berkunjung ke lembaga ini akan menjalani sejumlah tes untuk mengetahui jenis ketergantungan seperti apa yang dimilikinya.lalu pasien akan dipisahkan dalam tiga kelompok.tergantung tingkat dan tipe adiksi,untuk selanjutnya mendapat penanganan.

delete merupakan institut pertama di amerika latin yang secara khusus menangani masalah ini.hal ini juga tidak lepas dari jumlah pengguna interner di negara itu masuk dalam peringkat empat besar di seluruh dunia.

KECANDUAN INTERNET.

sekedar informasi nomophobia sebenarnya belum masuk dalam daftar resmi istilah di dunia kesehatan mental.namun beberapa studi memang menyebutkan pengguna internet dapat mengalami kecanduan.

yang terbaru adalah hasil riset yang dilakukan oleh swansea university dan milan universitu  dalam studi itu disebut orang yang menghabiskan waktu lebih banyak berinternet.berdampak pada kondisi psikisnya.salah satunya adlah tingkat kecemasan yang sangat tinggi.

seperti yang kita laporkan BBC tim peneliti menguji detak jantung (heart rate)dan tekanan darah.pada 114 partisipaspan berusia 18-33 tahun sebelum dan sesudah sesi internet.

'orang orang yang bergantun pada perangkat dugital dapat membuat mereka depresi ketika mereka berhenti memakainya.berkat riset ini kini kita tahu bahwa dampak psikis juga diikuti perubahan psikis sesungguhnya pada manusia.ucap profesor di swansea university.
Share:

Blog Archive

klasmen