2 Dec 2017

GILAA !! ternyata jumlah kekayaan bos Duty free tidak main main ! bahkan kamu bakal tambah kaget kemana saja uang nya pergi !



Liputan855 , Internasional   - pria berusia 86 tahun yang bernama chuk feeney.beliau adalah bos dari toko bebas pajak (Duty free shop) yang biasa kita temukan di bandara dan terminal di berbagai negara.kekayaannya tercatat mencapai milyaran dollar as alias ratusan triliun rupiah.

dengan uang sebanyak itu , orang orang akan berfikiri pasti dia menggunakan duitnya untuk hidup enak,bersenang senang setiap hari,menghambur hamburkan duidnya,tapi ternyata salah besar !!  buktinya chuck masih dilaporkan tidak punya rumah,tidak punya mobil,terbang di pesawat kelas ekonomo dan bahkan tinggal dirumah kecil sewaannya bersama istrinya di san fransisco! yang bener nih ? kalau begitu,uang sebanyak itu dia kemanakan ?!




tidak banyak orang yang tahu bahwa selama masa hidupnya,chuck telah diam diam menyumbangkan kekayaannya senilai 8 miliar dollar as atau sekitar 100 triliun rupiah untuk pendidikan,riset dan rumah sakit!!ternyata gaes uangnya habis di sumbangkan.

dia merahasiakan ini selama bertahun tahun tidak ingin menarik perhatian.karena itu banyak orang hanya mengenal filantrofis yang lebih diliput media seperti bill gates dan wareen buffet.di antara seluruh filantrofis terbesar di dunia.ialah yang paling misterius ! menurutnya,berbuat baik tidak harus diketahui oleh banyak orang !!




DIlansir dari Bandar SBO chuck bukan berasal dari keluarga kaya , ayahnya hanya seorang pegawai asuransi,sementara ibunya adalah seorang perawat . mungkin dikarenakan tumbuh besar dalam kondisi keunagan dan resesi saat itu.chuck memiliki gaya hidup yang sangat hemat.

dikabarkan chuck juga mengenakan transportasi publik sehari hari,duduk di pesawat kelas ekonomi,mengenakan pakaian seharga puluhan dollar sja dan hanya memakai jam tangan bermerk casio yang seharga 15 dollar sepanjang tahun.




saat bertemu dengan perdana menteri irlandia.dia mengenakan sepasang kacamata tua.kacamata yang dibelikan di toko kelontong.

dia pun menerapkan aturan berhemat dna berusaha kepada anak anaknya,mengajar mereka untuk mencari pekerjaan sama seperti remaja dewasa pada umumnya di amerika serikat yang bekerja saat liburan pad musim panas.

Dilansir dari Bandar bola Maxbet  pada tahun 2016 dia dilaporkan tinggal di apartemen yang disewakan di san fransisco dengan sisa kekayaan 2 juta dollar as.ia dan istrinya tidak punya mobil pribadi.mereka selalu memanfaatkan kendaraan umum ketika berwisata.

anak anaknya juga mendukung terkait sang ayahanda yang menyumbangkan dananya secara rahasia.hal ini yang membuat kita tidak berbeda dengan orang biasa.

moto hidup chuck sendiri adalah " SAYA MENYIAPKAN DIRI UNTUK BEKERJA KERAS,BUKAN UNTUK MENJADI ORANG KAYA "

chuck mendirikan toko duty free pada tahun 1960.konsep "bebsa bea" terpkir olehnya ketika ia dan teman kuliahnya,warren miller , menjual minuman alkohol bebas pajak kepada prjurit amerika di asia pada tahun 1950 an.kemudian otak mereka berputar dan mulai menjual rokok dan mobil.dua pemuda miskin ini kemudian pun mendirikan DFS (dutty free service) pertama nya di hongkong dan hanya dalam kurun waktu 4 tahun sudah merambat ke 27 negara.




Dikutip dari Bandar bola Ibcbet pada tahun 1962 chuck mendirikan yayasan amal miliknya esendiri yang bernama atlantic philanthropies dan mulai menyumbang kekayaanya ke yayasan secara rahasia.terakhir dia menyumbangkan 50 juta dollar as untuk membangun lembaga pelatihan sosial untuk 500 orang di australia untuk membawa perubahan dalam masyarakat.meyiskan hanya 2 juta dollar us (0.001% dari total kekayaannya ) untuk dirinya sendiri pensiun.

chuck berkata : " disurga itu tidak ada bank. setiap orang datang dengan telanjang dan meninggal dengan tangan kosong tanpa bawa apa apa.tidak harta apapun yang bisa di bawa ke surga sana.

chuck sendidi menyumbangkan dana keselamatan lalu linta untuk anak anak di vietnam




dia juga membeli sejumlah besar persediaan medis untuk pelatihan dokter di kuba .dan menyuntikkan sejumlah besar dana untuk mengendalikan wabah penyakit di afrika.

chuck sendiri akan merampungkan semua donasinya.dan yayasan atlantic philanthropiesnya juga akan berakhir pada 2020 mendatang.yang merupakan akhir dari misinya.

chuck sangat tidak setuju mewariskan harta kekayaannya kepada generasi berikutnya "jika orang kaya menyerahkan kekayaannya itu ke generasi berikutnya.uang hari ini harus diselesaikan masalah hari ini dan mengenai masalah yang akan terjadi pada generasi berikutnya.seyogianya di atasi sendiri oleh mereka.

mengapa anda menyumbangkan semua kekayaannya? karena tidak ada kantong lain di kain kafan jawabnya singkat.

ketika semua orang sibuk membuat dirinya kaya bukan dengna kerja kerasnya sendiri. ada orang yang menyumbangkan hasil kerja kerasnya untuk orang banyak . SALUT !!
Share:

Blog Archive

klasmen