28 Dec 2017

Sangat Mengharukan !! kedua bocah ini tiba tiba Bekerja "di pasar " dan menghasilkan uang ratusan ribu rupiah ,alasannya sungguh mulia kawan !!



Liputan855 , cerpen  -  Angin terus meniup wajahku.membuat pipi ku menjadi kering dan berwarna merah.tapi aku sama sekali tidak peduli.aku hanya khawati kepada pekerjaanku. aku sudah lama duduk pelanggan pun tidak ada yantg datang.

tiap hari aku khawatir dengan ibu,makanya aku harus rajin mencari uang.tanpa disadari air mataku terjatuh,jujur aku sangat sedih dengan keadaan ibu sekarang,aku ingin sekali ibu cepat sembuh.



malam itu,aku menemani ibuku yang batuk 1 malam penuh.melihat wajahnya yang lesu dan sudah mulai keriput.ibu sering kali ke klinik tapi dokter di klinik tidak tau kenapa ibu ku bisa sakit.

jika ada biaya pasti saya akan membawa dia kerumah sakit yang besar.kita pindah pindah klinik cuma buang buang uang,uang pun habis sia sia.begitu juga ibu,dia ingin cepat cepat sembuh,dia tidak ingin meninggal terlalu dini.ibu ingin menunggu saya dewasa baru dia tenang.saya sayang banget sama ibu.



ayahku?ayahku sudah lama meninggal,aku pun tidak pernah melihat ayah saya, dari lahir aku hanya tinggal berdua dengan ibu.dalam waktu yang sebentar saja karena ibu sakit.hutang menumouk.untung saja ibu masih mempunyai saudara.saudara ibu meminjamkan uang untuk membantu ibu.



aku memijat punggung ibu,berharap ibu lebih enakan " bu,besok tidak usah kerja ya,ibu istirahat saja dirumah.dokter kan bilang bu tidak boleh terlalu capai,kataku.




Dikutip dari bandar bola maxbet mata ibu sangat merah dan dia terlihat sangat capai.ibu terlihat sangat lesu.saya tidaj tahu apakah dia kuat untuk bekerja besok.ya sudahlah,ibu tidur dulu.kamu buruan mandi lalu kerjain Pr ya .. ibu pun berbaring dan menyelimuti dirinya.

aku duduk menatap ibu yang sudah tidur sangat lelap.aku terus memutar otak bagaimana saya bisa membantu ibu mencari uang.saya juga pernah mendengar tetangga megnatakan jika berbisnis adalah cara mudah mendapatkan uang.tapi apa yang saya lakukan.



saya berfikir hampir 1 jam,akhirnya saya teringat perkataan ibu.ibu pernah berkata jika pijitan saya sangat enak dan membuat dia nyaman.maka dari itu saya kemudian mempumyai ide.keesokan hari saya pagi pagi bergegas ke pasar dengan kertas di gantung di leher " pijitan enak seharga 1000 rupiah " sata tunggu dari pagi hingga sore tapi tidak ada seorang pun mendatangi saya.

saya pulang dengan tangan kosong,saya sedih tidak dapat sepesepun.lalu saya jalan menuju rumah,ketika saya jalan ingin sampai kerumah, saya bertemu dengan tetangga saya.lalu tetangga saya melihat ganttungan di leher saya.dia langsung bertanya.apa ada masalah dengan ibu kamu?lalu saya bercerita tentang ibu saya.lalu tetangga saya bilang besok kembali lah bekerja.pasti besok kamu akan mendapatkan rejeki.sehabis itu saya pulang kerumah.



Dilansir dari bandar bola ibcbet keesokan hari nya saya keluar rumah untuk pergi bekerja,ternyata saya bertemu dengan tetangga saya lagi,dia berkata jika saya harus semangat,sambl menepuk punggung saya.dia mendoakan saya agar saya mendapatkan rejeki yang banyak hari ini.

setiba di pasar saya kembali duduk ke tempat yang kemarin saya duduk.tidak berapa lama ada beberapa pelanggan yang minta saya pijit.ada yang memjui saya "katanya saya pintar memijit " ada juga yang memberikan saya uang sebesar 100.000,saya sangat kaget,saya tidak ingin menerimanya dan ingin mengembalikannya.tapi dia keburu pergu meninggalkan saya.

tidak terasa hari sudah semakin sore,tanganku mulai terasa lelah dan pegal,bahkan berat sekali rasanya.setelah saya membereskan bangku,lalu saya menghitung berapa penghasilan saya hari ini,tidak menyangka saya mendapatkan 300.000 rupiah,saya sangat gembira melihatnya.

dengan semangat saya kembali ke rumah.setelah saya sampai dirumah dengan muka lelah campur gembira,lalu saya memberitahukan kapada ibu,jika saya mendapatkan uang banyak dari memijat orang.ibu bingung kenapa bisa anaknya mendapatkan uang sebanyak itu(sambil membuka baju saya.ibu menemukan secarik kertas dengan tulisan " tolong bantu anak ini,karena dia bekerja untuk membeli obat ibunya "

lalu ibu menunjukkannya kepada saya,dan saya pun baru tersadar bahwa tadi tetangganya menepuk punggungnya sembari menempelkan kertas tersebut.sambil tersenyum kecil saya memberikan uang saya kepada ibu lalu bergegas mandi.


NB : jangan pernah menyerah kawan, apalagi bekerja untuk hal yang positif,Tuhan pasti selalu menyertai kita .

Share:

Blog Archive

klasmen